fbpx

Pengertian dan Definisi Social Media

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

 

Saat ini jamannya Social Media. Dimanapun dan kapanpun pasti siapapun memiliki Sosmed (Sosial Media) agar selalu update dan gaul ke komunitasnya dan mendatapatkan informasi terupdate.

Namun terkadang kita bingung bagaimana mendefinisikan social media yang dikatakan dapat menjadi wadah dalam bisnis di era saat ini. Lho bisa ya ?

Iya jelas karena Social Media berbasis internet yang sudah pasti jangkauannya sampai seluruh dunia dengan waktu yang jauh lebih singkat dan biaya yang jauh lebih sedikit.

Menurut Chris Brogan dalam bukunya yang berjudul Social Media 101Tactic and Tips to Develop Your Business Online mendefinisikan Social media sebagai berikut:

 

Social media is a new set of communication and collaboration tools that enable many types of interactions that were previously not available to the common person”. (Sosial media adalah satu set baru komunikasi dan alat kolaborasi yang memungkinkan banyak jenis interaksi yang sebelumnya tidak tersedia untuk orang biasa).

 

Social media menurut Dailey adalah konten online yang dibuat menggunakan teknologi penerbitan yang sangat mudah diakses dan terukur. Paling penting dari teknologi ini adalah terjadinya pergeseran cara mengetahui orang, membaca dan berbagi berita, serta mencari informasi dan konten. Ada ratusan saluran social media yang beroperasi di seluruh dunia saat ini,dengan empat  besar facebook, LinkedIn, Instagram dan twitter.

social media mempunyai beberapa karakteristik khusus diantaranya :

  1. Jangkauan (reach): daya jangkauan social media dari skala kecil hinga khalayak global.

 

 

  1. Aksesibilitas (accessibility): social media lebih mudah diakses oleh publik dengan biaya yang terjangkau.

 

  1. Penggunaan (usability): social media relatif mudah digunakan karena tidak memerlukan keterampilan dan pelatihan khusus.

 

  1. Aktualitas (immediacy): social media dapat memancing respon khalayak lebih cepat.

 

  1. Tetap (permanence): social media dapat menggantikan komentar secara instan atau mudah melakukan proses pengeditan.

 

 

Saat ini ada tujuh jenis social media, namun inovasi dan perubahan terus terjadi. Social media yang ada saat ini :

  1. Jejaring sosial seperti facebook, Instagram , frienster myspace dan bebo. Situs ini memungkinkan orang untuk membantu halaman web pribadi dan terhubung dengan teman-temannya untuk bebagi konten komunikasi.

 

  1. Blog, merupakan bentuk terbaik dari media sosial, berupa jurnal online dengan pemuatan tulian terbaik, yaitu tulisan terbaru ada di halaman terdepan.

 

  1. Wikis seperti Wikipedia dan ensiklopedia online website. Wikis memperoleh siapa saja utuk mengisi atau mengedit informasi didalamnya, bertindak sebagai sebuah dokumen atau database komunal.

 

  1. Podcasts, menyediakan file-file audio dan video dengan berlangganan melalui layanan seperti Itunes dari Apple dan spotify.

 

 

  1. Forum, area untuk diskusi online, seputar topik dan minat tertentu. Forum sudah ada sebelum media sosial dan menjadi komunitas online yang kuat dan populer.

 

  1. Komunitas konten seperti flickr (untuk berbagi foto), icio.us (link bookmarked) dan youtube (video). Komunitas ini mengatur dan berbagi jenis konten tertentu.

 

  1. Microblogging, situs jejaring sosial dikombinasikan blog, dimana sejumlah kecil konten (update) didistribusikan secara online dan melalui jaringan mobile phone, twitter adalah pemimpin layanan ini.

 

Dari definisi di atas peneliti menarik kesimpulan bahwa social media mempunyai jenis- jenis yang beraneka ragam dan mempunyai fungsi serta cara penggunaan yang berbeda-beda.Tetapi masih dengan tujuan yang sama untuk bertukar informasi dan mudah untuk diakses.

Dalam buku J.Paul Peter dan Jerry C.Olson yang berjudul Consumer Behavior and Marketing Strategy (menjelaskan kognitif adalah bentuk tanggapan psikologis yang terdiri dari tanggapan mental (pemikiran). Manusia sudah mengembangkan sistem kognitif sangat canggih yang mengungkapkan proses mental yang lebih tinggi, yaitu :

  1. Memahami (Understanding)

Menginterpretasikan atau menetapkan arti aspek tertentu yang terdapat dalam sebuah lingkungan.

 

  1. Mengevaluasi (Evaluating)

 

Menetapkan apakah suatu aspek lingkungan atau perilaku pribadi seseorang adalah baik atau buruk, positif atau negatif, menyenangkan atau tidak menyenangkan.

  1. Merencanakan (Planning)

 

Menentukan bagaimana memecahkan suatu masalah untuk mencapai suatu tujuan.

  1. Menetapkan (Deciding)

Menetapkan bagaimana memecahkan suatu masalah dari sudut pandang sifat yang relevan, dan mencari alternatif terbaik.

 

  1. Berpikir (Thinking)

 

Aktivitas kognisi yang terjadi dalam ke empat proses sebelumnya.

 

Fungsi utama dari sistem kognitif seseorang adalah untuk menginterpretasikan, member makna, dan memahami aspek utama pengalaman pribadi mereka. Untuk melakukannya, sistem kognitif menciptakan arti simbolis dan subjektif yang mewakili interpretasi pribadi atas rangsangan yang dihadapi.

Fungsi kedua dari sistem kognitif adalah memproses (memikirkan) interpretasi atau arti tersebut dalam melakukan tugas kognitif seperti menjabarkan tujuan dan sasaran, mengembangkan dan mengevaluasi tindakan alternatif yang akan diambil untuk mencapai tujuan tersebut, memilih tindakan yang akan diambil, serta menjalankan perilaku. Jumlah dan intensitas pemprosesan kognitif berbeda untuk setiap situasi, produk, maupun konsumen. Konsumen tidak selalu terlibat dengan aktivitas kognitif yang terus menerus. Kenyataannya, beberapa perilaku dan keputusan pembelian hanya melibatkan pemprosesan kognitif yang minimal.

 

Sistem Kognitif yang semuanya dimiliki Sosial Media inilah yang tentunya akan mendefinisikan bahwa social media adalah terapan dari Digital Marketing Strategis. Bahkan ini menjadi terapan baru yaitu Sosial Media Marketing. Karena strategi nya tentu berbeda dengan Digital Marketing Strategis  pada umumnya.



 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *